Home / BERITA UTAMA / Kolokium Psikologi Indonesia XXIV di Hotel Aryaduta Pekanbaru
kolokium_psikologi_xxiv

Kolokium Psikologi Indonesia XXIV di Hotel Aryaduta Pekanbaru

Kolokium psikologi Indonesia merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh AP2TPI (Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi Indonesia). AP2TPI sendiri merupakan himpunan penyelenggara pendidikan psikologi se Indonesia, terutama yang telah terdaftar secara legal formal di Direktorat Pendidikan Tinggi ataupun Direktorat Pendidikan Tinggi Islam. Kegiatan ini menjadi pertemuan rutin Fakultas Psikologi se-Indonesia untuk membahas isu-isu terkini terkait regulasi, perkembangan ilmu psikologi, program-program pengembangan, dan kontribusi psikologi bagi Indonesia. Tempat pelaksanaan kegiatan setiap tahunnya berganti sesuai dengan kesepakatan forum dekan AP2TPI.

Kolokium XXIII tahun 2013 yang telah diadakan di Bandung memutuskan Fakultas Psikologi yang ada di Riau sebagai tuan rumah Kolokium Psikologi XXIV dan menetapkan kota Pekanbaru sebagai tempat penyelenggaraannya. Di Provinsi Riau terdapat tiga universitas yang memiliki Fakultas Psikologi, yaitu UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau, dan Universitas Abdurrab.

Pelaksanaan Kolokium dilaksanakan di Hotel Aryaduta Pekanbaru, 20-22 Februari 2014. Dengan keynote speech:
Megawati Santoso, Ph.D (mewakili Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Tinggi)
Prof. Dr. Mungin Eddy Wibowo, M.Pd., Kons. (Badan Standarisasi Nasional Pendidikan).

Kolokium XXIV 2014 Pekanbaru di hadiri oleh 247 peserta dari 91 universitas. Kolokium XXV 2015 akan dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Nama Penulis:
Anggia Kargenti Evanurul Marettih, S.Psi., M.Si
Dosen Fakultas Psikologi

About adminuin

Check Also

bulutangkis2017d

GANDA PUTRI BULUTANGKIS FAKULTAS PSIKOLOGI SUMBANG MEDALI EMAS DAN MEDALI PERUNGGU PORSIMA UIN SUSKA RIAU 2017

Sambil mengusap wajah dan penuh keringat, Pasangan Ganda Putri FPSI Nurhusna (Psikologi 2013) dan Dery …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *