WORKSHOP KURIKULUM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA II (MBKM) FAKULTAS PSIKOLOGI UIN SUSKA RIAU

 Fpsi – Pada Hari Rabu tanggal 01 Desember 2021 Fakultas Psikologi UIN SUSKA Riau mengadakan Workshop Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka II (MBKM) melalui Zoom Meeting. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Psikologi  UIN SUSKA Riau Dr. Kusnadi, M.Pd.

Pada kegiatan tersebut hadir juga  pimpinan Fakultas Psikologi UIN SUSKA Riau, seperti Wakil Dekan I Dr. Zuriatul Khairi, M.Si, Wakil Dekan II Dr. Vivik Shofiah, S.Psi., M.Si, Wakil Dekan III Dr. Yuslenita Muda, M.Sc, Kepala Prodi S1 Sri Wahyuni, M.A., M.Psi., Psikolog, Sekretaris Prodi S1 Ricca Angreini M, M.A, Sekretaris Prodi S2 Dr Masyhuri, M.Si. Selain itu, hadir juga beberapa Kepala Lab, serta Bapak/ Ibu Dosen.

Narasumber Workshop Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)  menghadirkan Galang Ufityanto, M.Psi., Ph.D. (Kaprodi Psikologi S1 Universitas Gadjah Mada) dan Dr. Kustimah, M.Psi., Psikolog (Kaprodi Psikologi S1 Universitas Padjadjaran).

Dr. Kusnadi, M.Pd Dekan Fakultas Psikologi mengucapkan terima kasih kepada Narasumber bersedia membagi ilmunya, juga kepada Wakil Dekan, Ka. Prodi, Sek. Prodi, Ka. Lab, Bapak/ Ibu Dosen, serta panitia atas menghadiri undangan Workshop MBKM. MBKM sangat dibutuhkan, jelas Dekan.

Setelah selasai acara pembukaan, di lanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber Galang Ufityanto, M.Psi., Ph.D, menjelaskan:

  1. MBKM merupakan salah satu perwujudan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student centered learning)
  2. Tujuan MBKM mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan dan keterampilan melalui experiential learning yang berguna untuk memasuki dunia kerja dan pengembangan karakter
  3. Prinsip MBKM mendorong proses pembelajaran diperguruan tinggi yang semakin otonom dan fleksibel. Mencipkatakan kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

Dilanjutkan pemaparan materi oleh narasumber Dr. Kustimah, M.Psi., Psikolog, dengan materi “Best Practices MBKM” beliau menjelaskan 8 contoh bentuk kegiatan pembelajaran:

  1. Pertukaran pelajar
  2. Magang/ praktik kerja
  3. Asisten mengajar di satuan pendidikan
  4. Penelitian/ riset
  5. Proyek kemanusiaan
  6. Kegiatan wirausaha
  7. Studi/ proyek independen
  8. Membangun desa/ kuliah kerja nyata tematik

Pertanyaan – pertanyaan oleh peserta dan juga berdiskusi terkait MBKM.

About Afifah Rahim

Check Also

Peningkatan Kompetensi Dosen Sebagai Konselor dalam Rangka Menunjang Pelaksanaan Konseling Online dan Offline Secara Efektif

Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di Indonesia masih sangat kurang. Memiliki gangguan mental masih dianggap …

Tinggalkan Balasan