Fakultas Psikologi UIN Suska Riau Lakukan Penataan dan Digitalisasi Perpustakaan Sejak 27 Februari 2026

Pekanbaru — Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau melaksanakan penataan dan digitalisasi perpustakaan sebagai bagian dari penguatan layanan literasi dan peningkatan akses sumber belajar bagi sivitas akademika. Kegiatan ini dimulai sejak 27 Februari 2026 dan dilaksanakan secara bertahap melalui koordinasi lintas unsur di lingkungan fakultas.

Proses penataan dan digitalisasi tersebut turut mendapat dukungan dari pustakawan Perpustakaan Universitas. Pendampingan teknis dipimpin oleh Hidayani Malik dan Eko Syahputra, bersama tim pustakawan lainnya. Tim memberikan asistensi dalam penyusunan alur penataan koleksi, penguatan tata kelola layanan, serta persiapan sistem pendukung digitalisasi agar pengelolaan perpustakaan menjadi lebih rapi, terukur, dan mudah diakses.

Dekan Fakultas Psikologi UIN Suska Riau, Dr. Lisya Chairani, S.Psi., M.A., Psikolog, menyambut baik langkah penataan dan digitalisasi ini sebagai penguatan layanan akademik fakultas.

“Perpustakaan adalah salah satu simpul penting pengembangan kualitas akademik. Penataan dan digitalisasi ini kita dorong agar layanan informasi semakin tertib, mudah diakses, dan benar-benar mendukung kebutuhan pembelajaran serta kegiatan ilmiah sivitas,” ungkap beliau.

Sementara Wakil Dekan II Fakultas Psikologi UIN Suska Riau, Dr. Sri Wahyuni, M.A., M.Psi., Psikolog, yang mendampingi selama proses penataan ini, juga menyambut baik proses penataan dan digitalisasi perpustakaan. Ia menegaskan bahwa program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan akademik.

“Penataan ini bukan sekadar merapikan koleksi, tetapi menyiapkan perpustakaan Fakultas Psikologi agar lebih modern, mudah diakses, dan mendukung kebutuhan pembelajaran serta kegiatan ilmiah sivitas,” ujar Dr. Sri Wahyuni.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi menargetkan perpustakaan yang tidak hanya rapi dari sisi ruang dan koleksi, tetapi juga berkembang menjadi pusat literasi yang relevan dengan kebutuhan era digital. Dengan dukungan proses digitalisasi, perpustakaan diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih responsif: koleksi lebih mudah ditelusuri, informasi lebih terstruktur, serta akses referensi akademik lebih efektif untuk menunjang aktivitas perkuliahan, riset, dan kegiatan ilmiah sivitas.

Leave a Reply