Pekanbaru, 19/02/26. Dosen Fakultas Psikologi melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk BERDIKARI (Bersama Edukasi Religius dan Budaya, Kita Cegah Kekerasan Seksual Sejak Dini) bagi masyarakat Riau. Kegiatan ini merupakan upaya preventif berbasis nilai-nilai lokal dalam merespons meningkatnya kasus kekerasan seksual yang memerlukan pendekatan multidimensional, tidak hanya hukum tetapi juga kultural dan religius. Kegiatan pengbadian kepada Masyarakat ini didanai oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui kegiatan Litapdimas tahun 2025. Pelaksana program terdiri dari Dr. Lisya Chairani, M.A., Psikolog sebagai ketua, Dr. Diana Elfida, M.Si., Psikolog, Dr. Hijriyati, M.Psi., Psikolog dan Yuli Widiningsih, M.Psi., Psikolog sebagai anggota.
Kegiatan dilaksanakan secara daring dan berfokus pada sosialisasi modul edukasi yang merupakan hasil penggalian nilai-nilai agama dan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Modul tersebut dirancang sebagai panduan praktis untuk meningkatkan literasi masyarakat dalam mengenali, mencegah, dan merespons kekerasan seksual sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa S1, mahasiswa S2, hingga praktisi profesional. Salah satu peserta yang turut hadir adalah Fitri Aprialis Sabhrina, M.Psi., Psikolog dari Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Dumai, yang memberikan perspektif praktis terkait penanganan kasus di lapangan.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama dalam mendiskusikan integrasi nilai-nilai religius dan budaya sebagai fondasi preventif yang lebih kontekstual dan mudah diterima masyarakat. Pendekatan ini dinilai penting karena mampu menyentuh aspek moral, sosial, dan spiritual yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya di Riau.
Dalam keterangan tertulisnya Ketua Pengabdian Dr.Lisya Chairani, M.A., Psikolog yang juga Dekan Fakultas Psikologo UIN Sultan Syarif Kasim Riau mengatakan bahwa, “kegiatan ini merupakan tahap pertama dari rangkaian program pengabdian, yang selanjutnya akan diimplementasikan secara lebih luas pada berbagai lapisan masyarakat, termasuk sekolah, keluarga, dan komunitas lokal. Harapannya, modul BERDIKARI tidak hanya menjadi bahan edukasi, tetapi juga mampu menjadi gerakan kolektif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual”
“melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan ketahanan sosial masyarakat melalui pendekatan ilmiah yang berpadu dengan nilai-nilai budaya dan agama”
Wassalam



