Pekanbaru, 10/02/26. Zaman dulu orang bangun pagi langsung buka jendela sekarang bangun pagi langsung membuka HP, membuka agenda hari ini , notifikasi dan scrolling ini, telah menandakan terjadi pergeseran budaya yang drastis, semua sisi kehidupan manusia saat ini sudah bersinggungan dengan namanya IT ( Teknologi Informasi).
Berkaitan dengan pergeseran budaya itu dari sisi psikologi perlu mempersiapkan emosi dalam merespon imformasi di media sosial,
” dalam merespon era digital ini kita harus mampu mengenali emosi yang kita rasakan kemudian menenangkan diri apabila emosi itu terjadi dan meresponnya dengan sehat tetapi apabila kita tidak siap secara emosional maka kita meresponnya dengan marah-marah dan akan membalasnya dengan yang negatif pula ” jelas Irene Prakikih Suharsisti, M.Psi., Psikolog dalam acara Talkshow Obrolan Psikologi ( Opsi )di RRI Pro 2 Pekanbaru dengan Tema, “ Zaman Now: Pintar Teknology, Siap Emosi ?” pada hari, Selasa 10 Februari 2026 dan di pandu oleh Ditto penyiar RRI Pekanbaru.
Menurutnya sebelum membuka media sosial perlu identifikasi, rileks dan menenangkan diri supaya bisa berpikir jernih ,
”apasih respon yang akan saya lakukan, dalam merepon ini kan ada 2 yang muncul yaitu, reaktif adalah tanpa berpikir panjang langsung dibalas sedangkan proaktif adalah berpikir apakah perlu dibalas atau tidak” terang Irene Psikolog di RS Awal Bross Sudirman .
Lebih lanjut dia menyarankan dalam menggunakan media sosial perlu mengontrol emosi memperhatikan kondisi fisik dan psikologis yang stabil,
” kita kan harus melihat kondisi fisik dan psikologis kita sebelum menggunakan media sosial seperti, ketika kita lelah kemudian niat mau santai sambil scrolling dan melihat konten yang berisi pancingan emosional kemudian kita terpancing dan emosi yang membuat otak dan pendengaran tegang sehingga perasaan kita akan semakin lelah dan capek, nah menurut saya kalau mau istirahat jauhkan yang namanya gadget” ucap Irene alumni Fakultas Psikologi UIN Suska Riau
Tips dari Irene ketika melihat yang tidak menyenangkan di media sosial :
- Menenangkan diri,dengan menenangkan diri dapat menimbulkan pikiran yang jernih dan positif
- Mengatur pernafasan, akan memberikan relaksasi ke otak sehingga tidak cepat emosional.
Siap emosi di media sosial berarti dapat mengelola dampak psikologis (seperti stres, FOMO, atau amarah) sehingga tidak merusak kesehatan mental dan hubungan interpersonal. Bijaklah dalam menggunakan media sosial dengan tidak langsung meluapkan emosi, pertimbangkan konsekuensi, batasi waktu, serta filter konten untuk mencegah konflik dan dampak negatif.
Obrolan Psikologi ( Opsi ) ini adalah kolaborasi antara Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau dengan RRI Pro 2 Pekanbaru yang bertujuan untuk ikut mencerdaskan anak-anak bangsa dari sisi psikologi, memberikan edukasi kesehatan mental, meningkatkan kesadaran akan potensi diri, serta membantu remaja/masyarakat dalam merencanakan masa depan melalui konsultasi ringan, pemahaman diri, dan pengembangan karakter.
Wassalam
FPSI Website Official Fakultas Psikologi UIN Suska Riau


