Drs. Mukhlis, M.Si : Menghindari Perbandingan sosial Dapat Mengurangi Tekanan Psikologis

Pekanbaru, 27/01/26. Drs . Mukhlis, M.Si dosen Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif kasim Riau menjadi narasumber dalam acara Talkshow Obrolan Psikologi ( Opsi ) di RRI Pro 2 Pekanbaru kegiatan ini disiarkan secara langsung dari Channel Youtube Pro 2 Pekanbaru, Topiknya adalah “ Capek Menjadi remaja ? Mari Mencari Ketenangan Hati“ dipandu oleh Khasna’ Latifah penyiar RRI Pekanbaru.

Dalam penjelasannya Drs. Mukhlis, M.Si mengatakan bahwa fenomena pada remaja sering mengeluh dan  merasakan kelelahan psikis yang berkepanjangan yang terkadang tidak kelihatan dalam fisiknya, “ remaja ini sering merasa kelelahan yang serius tetapi mereka tidak tahu apa penyebabnya karena tidak melakukan kerja dengan tenaga atau fisik” jelas pak Mukhlis.

Menurutnya lelah secara psikis itu akan berdampak pada lelah kepada fisik akan menyebabkan stagnasi, tidak bisa konsentrasi dengan baik, tidak bisa berpikir secara jernih,mudah tersinggung, mudah emosional dan tidak merasa berharga di mata orang lain , “ remaja yang tidak mau berbuat, tidak mau bergabung dengan temannya itu sebenarnya remaja sedang mengalami kelelahan psikis tanpa disadari ” terang Pak Mukhlis

Lebih lanjut Pak Mukhlis mengungangkapkan bahwa remaja yang mengalamin kelelahan secara psikis tidak menunjukkan penyakit psikis yang serius tetapi merupakan jeda atau ruang  untuk beralih kepada kedewasaan, “ remaja membutuhkan ruang dan waktu untuk berkembang jadi kelelahan psikis tadi tidak perlu khawatir akan menganggangu penyakit psikis yang serius”

Ada 3 hal yang menyebabkan kelelahan psikis :

  1. Tekanan akademik yang tinggi, misalnya tuntutan dari orang tua agar berprestasi, tetapi harapan itu tidak terpenuhi oleh remaja sehingga menimbulkan tekanan psikis
  2. Overthinking, terlalu banyak pikiran dan terlalu banyak ekspektasi yang tidak sesuai dengan kemampuan
  3. Perbandingan sosial baik dilingkungan sosial maupun perbandingan di media sosial

kita selalu membandingkan diri kita dengan orang lain, orang bisa seperti itu kenapa diriku tidak bisa, perbandingan itu akan menekan kita supaya sama dengan mereka padahal kita mempunyai keterbatasan akhirnya timbul tekanan psikis

Untuk menyikapi kelelahan psikis pelu kasadaran, perbaikan diri , mencari ketenangan hati , kedamaian dan tidak boleh di pendam sendiri ,”ketenangan hati perlu ditingkatkan untuk mengurangi kelelahan psikis “

Dari segi agama untuk mengurangi perbandingan sosial perlu pemahaman bahwa manusia dilahirkan dengan takdir masing-masing dan mempunyai keunikan tersendiri dan Allah Swt  menciptakan manusia itu lengkap dengan takdirnya.

Ketika kita berhadapan dengan perbandingan sosial kita harus ingat bahwa Allah menciptakan kita tidak dengan sis-sia dan diciptakan dengan takdir masing-masing kemudian kita memahami kelebihan dan kekurangan kita” tambahnya

Drs. Mukhlis, M.Si menyarankan kepada remaja  apabila mengalami kelelahan psikis untuk menyandarkan diri kepada sang pencipta Allah Swt , belajar memahami kelebihan dan kekurangan diri sendiri, melakukan aktifitas yang positif dan aktif dalam kegiatan sosial kemudian istrihat yang cukup.

Wassalam

 

Leave a Reply