PENTINGNYA PROSES PENCARIAN JATI DIRI REMAJA MENURUT RICCA ANGGREINI MUNTHE, S,PSI., M.A DOSEN FAKULTAS PSIKOLOGI UIN SUSKA RIAU

Pekanbaru 06/5/24. Ditto Satriawan kembali menyapa pemirsa Pro 2 RRI Pekanbaru melalui Channel Youtube Pro 2 Pekanbaru dari Studio 2 RRI Pekanbaru program SPADA (Selamat Pagi Pro 2 Pekanbaru) seperti biasa setiap Selasa  pukul 8.00 adalah jadwal dari Fakultas Psikologi UIN Suska Riau yang membahas seputar Ilmu Psikologi. pada kesempatan kali ini hari, Selasa 06 Mei 2025 yang dikirim Pimpinan Fak.Psikologi menjadi Narasumber adalah Ibu Ricca Anggreini Munthe, S.Psi.,MA yang juga Dosen Fakultas Psikologi UIN Suska Riau. Tema yang didiskusikan  adalah; “Dampak Media Sosial Terhadap Identitas Diri Remaja”.

Dalam pemaparannya Ibu Ricca mengatakan bahwa identitas remaja itu sangat penting untuk dikembangkan karena disaat fase inilah remaja berusaha  untuk menemukan jati dirinya yang sebenarnya,;

“ Disaat inilah sebetulnya remaja mengembangkan dan mengeksplorasi minat dan bakatnya, makanya kita melihat banyak remaja yang mencoba dan meniru sesuatu hal yang baru atau yang viral yang dianggapnya patut dicontoh sehingga nantinya dapat membentuk jati diri mereka “kata Ibu Ricca yang juga sekretaris Prodi Psikologi ini.

Menurut Ibu Ricca pembentukan identitas diri sebenarnya sudah dimulai sejak kecil dan puncaknya pada masa remaja, pencarian identiras diri ini dipengaruhi oleh lingkungan social , orang tua maupun  faktor-faktor bawaan sejak lahir;

“pembentukan identitas remaja ini  puncaknya adalah pada masa remaja awal sehingga pada masa ini sudah menunjukkan kestabilan, kalau identitasnya pada masa remaja awal ini belum terbentuk maka untuk selanjutnya setelah dewasa akan mengalami ketidakstabilan, sehingga kalau sudah dewasa awal sudah fokus kepada peningkatan karirnya”jelas Ricca

“yang paling banyak mempengaruhi identitas remaja pada fase ini adalah lingkungan social, nah dijaman sekarang yang serba canggih ini yang paling banyak mempengaruhi remaja adalah media social dimana remaja Gen Z sekarang ini waktunya banyak digunakan scroll di media social, misalnya apabila ingin seperti remaja yang smart, asyik maka mereka akan mencari yang sedang trend di media social pada masa itu”  tambah Ibu Ricca

Lebih jauh Ibu Ricca menyarankan kepada orang tua untuk waspada dalam mengawasi anaknya yang remaja supaya tidak terlalu jauh dalam menggunakan dan menjadikan contoh yang terdapat di social media itu sebagai panutan karena efeknya akan dapat mengikis norma, nilai-nilai agama maupun adat istiadat yang ada.

Pada awal remaja ini menurut Ibu Ricca adalah waktu dimana remaja banyak konflik dengan orang tua karena si remaja belum menemukan jati dirinya;

“pada masa ini biasanya orang tua sangat ketat dan terlalu ikut campur dengan si remaja padahal dilain pihak si remaja sebenarnya sangat memerlukan tempat mengadu ataupun yang menjadi teman akhirnya karena orang tua jauh darinya maka si remaja ini dekat dengan orang lain, dimana orang lain ini kita tidak tahu latarbelakangnya nah disinilah si remaja ini bisa terjerumus kepada hal-hal negative dan tidak bisa terkntrol orang tuanya” sharing Ricca

Di akhir diskusi  Ibu Ricca mendorong agar remaja dapat mengontrol emosi, memfilter baik buruknya sesuatu hal yang baru karena pada fase ini apabila tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya akan sangat berdampak pada fase berikutnya. Sehingga menjadi remaja yang berkualitas sehat jasmani dan rohani.

Wassalam

Dapat dilihat di Channel Youtube RRI Pro 2 Pekanbaru

 

About Amiruddin

Check Also

Muhammad Lutfi Amri, Mantan Ketua DEMA F-Psikologi Mempertahankan Skripsinya Di Depan Dewan Penguji Sidang Munaqasyah Dengan Hasil Sangat Memuaskan

Pekanbaru, 06/1/26. Muhammad Lutfi Amri mempertahankan penelitiannya, di depan Dewan  Penguji Sidang Munaqasyah yang terdiri …

Tinggalkan Balasan