Pekanbaru, 04/02/26. Golden age adalah masa keemasan usia seorang anak 0-5 tahun dimana penyerapan mereka akan informasi dan stimulus sangat cepat diserap , usia Ini adalah fondasi penting untuk kemampuan kognitif, emosional, sosial, dan fisik di masa depan. Nutrisi , stimulasi dan cinta yang tepat sangat menentukan kualitas tumbuh kembang mereka.
“idealnya kalau kita membangun sebagai generasi yang unggul itu memang dimulai dari 0-5 tahun karena dari beberapa riset menunjukkan 50% kecerdasan anak itu sudah terbentuk, yang 30% lagi usia sampai 8 tahun nah kalau kita ingin melahirkan generasi hebat itu golden age ( usia 0-5 ) tahun harus dimaksimalkan ”jelas Renni Rahmalia, S.Psi.,M.Psi., Psikolog dalam acara Opsi ( Obrolan Psikologi ) di RRI Pro 2 Pekanbaru pada Hari, Selasa, 03 januari 2026.
Renni Rahmalia, S.Psi., M.Psi., Psikolog adalah alumni Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif kasim riau dan Dosen IAI Diniyah Pekanbaru.
Acara talkshow ini dipandu oleh Risa Oktavia penyiar RRI Pro 2 Pekanbaru dengan Tema,” Main Adalah Belajar ; Memaksimalkan Golden Age Anak 0-5 Tahun”
Dikatakannya usia ini adalah usia yang urgen harus diperhatikan orang tua karena kalau sudah melewati usia 5 tahun orang tua tidak lagi mengalami kebingungan dan kekhawatiran dalam melihat perkembangan anaknya,
“ diharapkan kepada orang tua untuk mengoptimalkan usia golden age ini bukan hanya membiarkan anak bermain saja tetapi dibarengi dengan defenisi bermain barmakna ,jangan sampai masa emas nya tadi terlewatkan”
Aspek-aspek yang mempengaruhi perkembangan anak :
- Sensori motorik yaitu , perkembangan yang harus diasah sejak usia dini pada anak yang melibatkan semua panca indra
- Sensori emosional yaitu , konsep psikologis dan neurologis pada anak bagaimana hubungan antara penangkapan indra pada anak dengan emosinya
- Kognitif yaitu, proses pematangan kemampuan berpikir, mengingat, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan, yang mencakup 80-90% perkembangan otak pada usia 0-5 tahun
“ yang paling dianjurkan konsep psikologi pada anak golden age ini adalah memperhatikan sensori motoriknya dan sensori emosionalnya harus dioptimalkan daripada aspek kognitifnya karena ketika informasi itu didapat diolah dalam otak anak akan tersambung maka kognitifnya juga akan terbentuk”
Dampak apabila golden age ini tidak optimal maka akan mempengaruhi aspek-aspek lainnya seperti perkembangan bahasa anak, mempengaruhi perkembangan kepribadian, mempengaruhi kepercayaan diri anak dan perkembangan sosial emosial anak.
” banyak anak mengalami mengalami perkembangan mental seusianya itu , seperti kasus jika anak masuk Sekolah Dasar sianak bingung dan cemas kemudian menangis ini akibat golden age si anak tadi tidak optimal oleh orang tuanya “
Menurutnya perkembangan setiap anak berbeda dengan yang lainnya, tapi yang lebih penting adalah bagaimana nutrisi,stumulasi dan cinta yang diberikan orang tua kepada anaknya sudah optimal sehingga setiap perkembangan anak tidak jauh berbeda dengan lainnya.
“ kepekaan , kepedulian orang tua harus di optimalkan dengan baik dan kondisi psikologis orang tua menjadi penentu baik tidaknya perkembangan si anak kedepannya”
Pada akhirnya orang tua harus memainkan perannya dengan baik seperti memberikan kasih sayang, perhatian, merangkul dan kedekatan sama anak sehingga anak menjadi generasi yang unggul dan hebat.
Wassalam
Selengkapnya dapat ditonton di Channel Youtube Pro 2 Pekanbaru
FPSI Website Official Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

