PEKANBARU – Pakar psikologi pendidikan dan sosial dari Magister Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Dr. Masyhuri, M.Si., kembali dipercaya menjadi narasumber utama dalam forum ilmiah bergengsi tingkat nasional. Kali ini, beliau didaulat membedah isu krusial dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau Tahun 2025.
Seminar yang mengangkat tema sentral “Menelisik Kesehatan Mental Remaja Gen Z; Tantangan Psikologis di Era Modern” ini dibuka langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Riau, Rully Hevrialni, SST.Bdn., M.Keb., MH, dan dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan akademisi, praktisi kesehatan, serta mahasiswa.
Dalam paparannya, Dr. Masyhuri menyoroti kerentanan psikologis yang dialami Generasi Z (Gen Z) di tengah gempuran digitalisasi. Menurutnya, fenomena FOMO (Fear of Missing Out), adiksi media sosial, dan tekanan validasi online menjadi pemicu utama lonjakan kasus kecemasan (anxiety) di kalangan remaja saat ini.
“Kesehatan mental Gen Z bukan sekadar tren, melainkan alarm sosial yang harus direspons dengan pendekatan multidisiplin. Peran tenaga kesehatan, termasuk bidan, sangat vital dalam mendeteksi dini gejala stres pada remaja putri dan ibu muda,” tegas Dr. Masyhuri.
Kehadiran dosen UIN Suska Riau dalam seminar kesehatan ini menunjukkan semakin luasnya spektrum kontribusi akademik kampus Islam negeri tersebut. Tidak hanya berkutat pada isu keagamaan, UIN Suska Riau membuktikan relevansinya dalam menjawab persoalan kesehatan mental masyarakat modern melalui kepakaran para dosennya.
Direktur Poltekkes Kemenkes Riau, Rully Hevrialni, dalam welcoming speech-nya mengapresiasi kolaborasi lintas institusi ini. Ia berharap wawasan psikologis yang diberikan dapat melengkapi kompetensi teknis para calon bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang holistik.
FPSI Website Official Fakultas Psikologi UIN Suska Riau
