Pekanbaru, 11/02/25. Program SPADA ( Selamat Pagi Pro 2 ) kembali menyiarkan siaran langsung di Chanel Youtube Pro 2 FM Pekanbaru pada hari Selasa, 11 Februaru 2025 , kali ini yang menjadi narasumber dari Fakultas Psikologi adalah Farrel Daksana semester 2 peraih Runner up 3 pemilihan Putra Kampus Riau 2025 dan Shalsabila Thabina Firdaus semester 4 dan juga merupakan Putri Kampus Riau Berbakat 2024 yang merupakan mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Suska Riau. Adapun topik yang didiskusikan adalah “Persepsi Diri Dan Citra Sosial”.
Ditto S sebagai Host dari RRI menanyakan tentang makna dari persepsi diri dan citra sosial kepada kedua narasumber kemudian Shalsabila Thabina Firdaus menjelaskan;
“ bahwa persepsi diri adalah bagaimana cara kita memandang diri sendiri, karakter diri sendiri maupun kemampuan diri sendiri persepsi ini berasal dari internal atau dari dalam diri sendiri. sedangkan citra social adalah bagaimana persepsi masyarakat tentang sesorang atau sesuatu, seperti organisasi, perusahaan atau produk atau bagaimana orang diluar diri sendiri memandang kita mungkin dari apa yang kita lakukan dengan branding akan memunculkan citra social dimata orang lain sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain lingkungan, media social maupun perilaku” jelas Sekala panggilan akrab Shalsabila.
Ketika Ditto menanyakan apakah ada manipulasi diri dalam persepsi diri ini Lebih jauh Sekala menjelaskan bahwa;
“ sebetulnya tidak ada manipulasi diri tetapi dalam psikologi ada topeng yaitu, kepribadian individu berbeda satu dengan lainnya dan dari sisi mana kita melihatnya karena apabila bertemu misalnya dengan seseorang individu akan berbeda dengan lainnya dalam meresponnya, seperti apabila bertemu dengan seorang dosen akan berbeda responnya dengan bertemu dengan teman sebaya. Dengan kata lain kita perlu adaptasi untuk merubah respon terhadap sesuatu diluar diri kita” sharing Sekala.
Kemudian Farrel menambahkan bahwa ada pengaruh lingkungan terhadap persepsi diri, lingkungan dapat merubah persepsi diri dan citra social dengan pengaruh lingkungan itu timbullah stereotip dimana adanya pandangan yang subjektif dan tidak tepat terhadap suatu keolompok,
“menurut ahli psikologi humanis manusia sulit berkembang ideal karena pengaruh lingkungan, streotip ini berdampak buruk bagi masyarakat, seperti mempersempit hubungan social, dan memunculkan kesalahan persepsi yang tidak akurat”tambah Farrel
Menurut Sekala persepsi diri itu sangat diperlukan untuk menilai, memahami dan memperbaiki diri sehingga menjadi pribadi yang berhasil meningkatkan mutu kehidupan, baik di mata masyarakat atau orang lain, juga perlu untuk mengetahui peran individu dalam kehidupan. Persepsi diri itu penting untuk mengetahui keakuratan dan keseimbangan kemudian akan mempengaruhi secara signifikan kepada kesehatan mental dan hubungan karakter kita dengan orang lain.
Di sesi terakhir tentang sejauh mana media sosial dapat mempengaruhi Citra sosial menurut Sekala menjelaskan bahwa;
“media sosial itu bisa bermata dua yaitu bermuatan positif dan negatif, kalau positifnya media sosial ini akses akan semakin mudah karena di media sosial inilah kita membranding diri kita, untuk jualan, untuk mata pencaharian dan lain-lain sedangkan yang negatif akan bisa merusak mental seseorang seperti, konten kekerasan, asusila maupun berita dan tontonan yang tidak sesuai dengan budaya kita sehingga citra social akan berkembang dengan adanya media social ”ucap Sekala.
Wassalam
FPSI Website Official Fakultas Psikologi UIN Suska Riau
